Pencegahan Kutu Air

Pencegahan Kutu Air

Editor : - 10 August 2022 - 1:57 pm

Bagi mereka yang menderita penyakit kulit seperti kutu air, tidak ada yang lebih membuat frustrasi daripada melihat sisa-sisa infeksi pada kulit Anda, belum lagi rasa gatal dan bau yang tidak sedap.

Kutu air yang ditandai dengan rasa gatal dan terbakar pada kaki dapat menyebabkan kaki terkelupas, pecah-pecah, nyeri yang menyiksa, serta berdarah atau kemerahan pada telapak kaki.

Kutu air biasanya terjadi ketika kaki atau bagian tubuh lainnya lembab dan hangat, dan akhirnya menjadi iritasi oleh jamur. Kondisi kulit ini juga bisa didapat saat seseorang bersentuhan langsung dengan benda atau orang yang terinfeksi jamur.

kode iklan
Ketika pencegahan adalah solusi akhir

Baca Juga!

kode iklan
Kurap kaki, atau Kutu air, dianggap sebagai infeksi jamur pada kulit kaki. Infeksi kulit kaki yang disebabkan oleh jamur yang dikenal sebagai “trichophyton”, yang merupakan penyakit Kutu air, dapat menjadi kondisi kulit utama jika tidak diobati dan dicegah sejak dini. Yang terbaik adalah mengunjungi dokter kulit atau ahli penyakit kaki untuk mengobati masalah sebelum menjadi lebih buruk.

Jika dokter Anda menyarankan Anda untuk menggunakan obat topikal atau oral, Anda harus mendidik diri sendiri tentang pencegahan yang tepat untuk mencegah Kutu air berulang. Anda dapat mencegah jamur persisten yang menyebabkan Kutu air dengan mengikuti aturan kebersihan yang baik:

1. Ingat pentingnya mencuci. Sering mencuci kaki dengan sabun dan air dan mengeringkannya dengan benar (terutama jari kaki) dapat membantu menghilangkan area hangat dan lembab tempat jamur tumbuh subur.

2. Jangan memakai sepatu, kaus kaki, sandal, handuk kaki orang lain, dll. Untuk menghindari penyebaran infeksi, hindari memakai sepatu orang lain, terutama jika Anda sudah memiliki kutu air.

3. Pilih sepatu yang terbuat dari bahan alami seperti kulit. Hindari memakai sepatu yang terbuat dari bahan sintetis, seperti sepatu karet, setiap hari, jika memungkinkan, karena dapat membuat kaki Anda tercekik. Kenakan sepatu yang memungkinkan sirkulasi udara.

4. Sebelum mengenakan kembali sepatu Anda, paparkan sepatu ke udara setidaknya selama satu hari untuk menjaga ventilasi yang memadai.

5. Pilih sepatu atau sandal dengan jari kaki terbuka, terutama saat cuaca panas atau lembab. Sepatu ketat adalah salah satu penyebab utama penyakit Kutu air, jadi pastikan kaki Anda bisa bernapas.

6. Kenakan sandal karet atau fetish saat menggunakan kamar mandi bersama atau ruang ganti untuk menghindari infeksi jamur.

7. Perhatikan baik-baik kaus kaki Anda. Selalu kenakan kaus kaki yang bersih dan kering. Jika memungkinkan, pilih kaus kaki putih yang terbuat dari katun atau akrilik untuk membantu kaki Anda menyerap lebih banyak kelembapan. Jika Anda cenderung banyak berkeringat, bawalah sepasang kaus kaki bersih ekstra agar Anda dapat menggantinya saat kaki Anda basah. Jangan memakai pakaian berwarna untuk menghindari iritasi akibat pewarna.

8. Gunakan sepatu secara bergantian. Jika memungkinkan, hindari memakai sepatu yang sama setiap hari. Apalagi jika Anda berolahraga di gym.

9. Gunakan produk antijamur kaki seperti bedak dan semprotan untuk menyerap keringat berlebih dari kaki Anda. Ini juga dapat membantu menghilangkan jamur dan bakteri di kaki Anda.

Kode iklan

10. Selalu jaga kebersihan dan desinfeksi lantai kamar mandi dan pancuran.